D. PENGARUH PAJAK DAERAH, DAU, DAK TERHADAP BELANJA MODAL PROVINSI JAWA TIMUR (PERIODE 2008-2019)
Abstract
ABSTRAK
 Tujuan dan sasaran utama dari adanya program desentralisasi fiskal yang diberikan oleh pemerintah pusat yaitu pembangunan perekonomian daerah. Karena dengan di mulainya otonomi daerah maka hal ini menjadi prioritas yang utama bagi pemerintah daerah. Sehingga dengan demikian diperlukan adanya kemampuan daerah dalam hal mengumpulkan pendapatan daerahnya yang nantinya akan digunakan sebagai anggaran belanja, salah satunya adalah belanja modal. Belanja modal memiliki peran penting dalam menjalankan sistem pemerintahan karena dapat meningkatkan kesejahteraan publik serta sebagai wujud dari good governance.
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pajak Daerah, DAU dan DAK dalam menunjang kinerja belanja modal pemerintah di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif time-series dari tahun 2008-2019. Subjek dari penelitian ini adalah pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sumber data yang digunakan yaitu dari situs web resmi Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan bantuan alat uji olah data kuantitatif SPSS 13.0.
 Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel pajak daerah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Untuk variabel DAU dan DAK secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Sedangkan secara simultan Pajak Daerah, DAU dan DAK berpengaruh signifikan terhadap belanja modal di Provinsi Jawa Timur.
 Kata Kunci : Pajak Daerah, DAU, DAK dan Belanja Modal.
 
 ABSTRACT
 The main objectives and targets of the fiscal decentralization program provided by the central government are regional economic development. Because with the initiation of regional autonomy, this has become a top priority for local governments. Thus, it is necessary to have the ability of the regions to collect regional income which will later be used as a budget, one of which is capital expenditure. Capital spending has an important role in running the government system because it can improve public welfare and as a form of good governance.
 This study aims to determine the effect of local taxes, DAU and DAK in supporting the performance of government capital expenditures in East Java Province. This study uses quantitative time-series data from 2008-2019. The subject of this research is the government of East Java Province. Sources of data used are from the official website of the Ministry of Finance, Directorate General of Fiscal Balance, using multiple linear regression analysis methods and the assistance of quantitative data processing test tools SPSS 13.0.
 Based on the results of the research conducted, it shows that the local tax variable partially has a significant effect on capital expenditure. The DAU and DAK variables partially do not have a significant effect on capital expenditure. Meanwhile, simultaneously Local Taxes, DAU and DAK have a significant effect on capital expenditure in East Java Province.
 Keywords: Local Taxes, DAU, DAK and Capital Expenditures.
Community
0 commentsNo discussion yet
Be the first to share a question or observation.