Analisis Peran Blockchain dalam Zero-Trust Architecture untuk Penguatan Identitas Digital dan Privasi Data
Abstract
Perkembangan era digital meningkatkan risiko terhadap identitas digital dan privasi data, sehingga dibutuhkan mekanisme keamanan yang lebih adaptif. Zero-Trust Architecture (ZTA) hadir dengan prinsip “never trust, always verify”, sementara blockchain menawarkan sistem desentralisasi yang transparan dan tahan manipulasi. Kajian ini bertujuan menganalisis peran blockchain dalam memperkuat ZTA, khususnya pada aspek autentikasi dan pengelolaan identitas. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dengan analisis literatur dan dokumen, hasil menunjukkan bahwa penerapan Decentralized Identifiers (DID) dan Self-Sovereign Identity (SSI) memungkinkan pengguna mengendalikan data pribadi, serta memperkuat auditabilitas, verifikasi berlapis, dan privasi melalui smart contract serta zero-knowledge proofs. Namun, integrasi blockchain-ZTA masih menghadapi tantangan berupa skalabilitas, manajemen kunci, dan kepatuhan regulasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hybrid dan regulasi yang adaptif agar integrasi ini dapat menjadi fondasi keamanan digital yang andal dan berkelanjutan.
Community
0 commentsNo discussion yet
Be the first to share a question or observation.